Pada suatu hari, dengan cuaca yang cerah. Seorang anak dari orang tua yang berkecukupan memulai hari dengan merenung di pagi hari. Seorang anak itu bernama Doni. Doni sekarang berusia 19 tahun. Saat ini Doni mendapat libur kuliah yang panjang, dan semalam dia bermimpi indah dan tidak memikirkan hal apa yang akan dia dapat di keesokan harinya. Dia merasa tenang akhir-akhir ini. Di pagi hari doni berpikir bahwa dia sudah menjadi anak remaja yang sedang beranjak dewasa. Dia berpikir bahwa dia sudah berhak untuk bekerja. Sebelum dia berpikir tentang pekerjaan apa yang cocok untuk Doni, Dia terlebih dulu mengingat-ingat hal apa saja yang telah terjadi selama 19 tahun belakangan ini. Dia tersenyum sendiri ketika mengingat hal-hal yang telah ia lalui selama ini. Dia menggambarkan pola sejarah yang dia miliki. Lalu dia menuliskan banyak hal penting dalam sejarahnya di dalam buku yang baru dan khusus. Karena doni berpikir bahwa apa yang telah ia lalui merupakan pengalaman yang sangat penting dan tidak boleh dilupakan agar bisa menjadi kenangan dan bisa menjadi cerita untuk anak dan istri bahkan cucunya nanti saat hari tua datang.
Masih dalam suasana pagi hari yang cerah, Doni selesai menulis kenangan di buku khusus. Sejenak dia melamun dan berpikir lagi, apa yang akan dia lakukan. Doni adalah anak yang masuk dalam golongan visioner atau mahir membuat planning. Doni berfikir lagi tentang pekerjaan yang akan ia lakukan dalam waktu dekat itu. Pada dasarnya dia mempunyai cita-cita sebagai pengusaha dan guru secara bersamaan. Oleh karena itu dia dituntut oleh dirinya untuk cerdas, berani mengambil resiko, dan harus dapat menciptakan hal hal baru. Doni berfikir keras di pagi hari, dan dia bertanya kepada dirinya sendiri. “apa ya?” berkali-kali dia berfikir sampai dia menemukan titik terang. Akhirnya doni menemukan kesimpulan bahwa untuk menjadi guru dan pengusaha harus dilatih sejak dini atau sejak remaja. Dia mulai melakukan hal-hal kecil pada liburan yang panjang itu. 
Hari kedua dan hal yang pertama ia lakukan adalah berdagang makanan ringan ke sekolah sekolah yang berada tidak jauh dari rumahnya. Yang kedua dia mulai belajar dan berdagang secara online walaupun dia menemukan banyak masalah dalam perdagangan online, dia terus bertahan dan berjuang. Dia berkata pada dirinya sendiri “jadilah orang yang realistis, jika sulit maka bertahanlah, yang terpenting jangan sampai kamu menyerah dengan dunia, percayalah bahwa matahari akan selalu terbit setelah gelapnya malam yang panjang”. Yang ketiga dia mulai mencoba dagang dengan volume besar dan dia percaya dia pasti bisa melakukan dan mengatasi masalah yang akan terjadi.
Benar saja, dari setiap pekerjaan yang dia lakukan, dia mendapat pundi-pundi uang walaupun itu tidak banyak jumlahnya. Lalu Doni ingin beristirahat sejenak karena dia ingin menikmati liburan yang hanya menyisakan 4 hari sebelum perkuliahan aktif lagi, dan Doni berencana untuk melanjutkan pekerjaan kecilnya saat jadwal perkuliahan aktif kembali.
Saat perkuliahan aktif kembali maka Doni Berpikir untuk menghaasilkan pundi-pundi uang secaara online. Dengan menjadi Freelancer atau bisnis online yang lain, karena dia berpikir bahwa ide ini adalah ide yang sangat menguntungkan. Selain itu bekerja secara online juga tidak mengganggu dan terpaut waktu kuliah yang padat dengan tugas. Sehingga dia akan dapat mengatasi segala masalah yang datang dari pekerjaan online itu. Dengan bantuan internet yang memudahkan Doni untuk menghasilkan uang secara online maka dia selalu ingin untuk berjuang dan harus bisa konsisten memantau kerjaannya di internet
Masa depan Doni sudah bisa diperkirakan menjadi masa depan yang cerah. Dan benar saja berkat usaha kecilnya selama kuliah dia bisa mendapat banyak pengalaman yang dijadikan bekal untuk masuk di dunia pekerjaan. 3 minggu setelah Doni lulus kuliah, dia melamar ke bebeerapa sekolah untuk menjadi guru honorer yang sudah mengantongi sertifikasi. Tak lama kemudian, hanya sekitar 2 hari, dia mendapat kiriman surat dari sekolah yang berisi bahwa Doni diterima sebagai guru honorer di sebuah sekolah sebagai pengajar Bahasa Inggris. Hari demi hari Doni lewati dengan biasa saja, ia mulai memulai lagi bisnis online yang sudah ia tekuni selama kuliah. Sembari menjadi pekerja online dan guru, Doni juga membuka bisnis Bengkel dan Garasi mobil. Dia melayani cuci mobil, coating dan detailing, menjual beberapa velg mobil, dan beberapa merchandise.
Dari kerja kerasnya itu, Doni yang masih berusia 25 tahun bisa menjadi pemuda yang sejahtera dan kaya. Tidak lain dan tidak bukan karena dia mempunyai sifat pekerja keras yang tangguh. Ditambah lagi dia ahli merencanakan kehidupannya dengan rencana-rencana yang indah. Sehingga dia bsa menikmati masa muda dan hari tua dengan senyuman di wajahnya.